Otomotif

Inilah Alasannya Lampu Depan Mobil Cepat Mati!

Lampu depan mobil menjadi item yang sangat penting untuk mendukung kelancaran dalam berkendara, baik siang maupun malam. Meskipun pada dasarnya semua jenis lampu yang ada pada mobil itu penting namun lampu depan atau sering disebut pula dengan headlamp memegang peranan lebih penting. Inilah alasannya kenapa saat lampu tersebut mengalami kerusakan pemilik mobil harus segera melakukan penggantian. Untungnya saat ini dipasaran ada banyak model lampu yang bisa Anda temukan, dari kualitas standar sampai dengan maksimal.

 

Mulai dari jenis lampu mobil LED, HID ataupun yang lainnya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun rupanya sering orang mengeluhkan ketika dalam pemakaian lampu tidak sesuai dengan harapan. Bahkan sering cepat mati sebelum waktu yang diperkirakan, lalu apa yang menjadi alasannya? Nah, inilah yang akan dibahas lebih detail dalam artikel kali ini. Lampu depan pada kendaraan yang lebih cepat mati ternyata bisa disebabkan oleh berbagai alasan, antara lain:

 

1. Sekring lampu putus.

Ini menjadi kemungkinan pertama yang menyebabkan lampu bagian mobil depan lebih cepat mati. Perlu diketahui sekring memiliki fungsi sebagai pengaman jika ada arus yang berlebih saat korsleting. Umumnya mobil di Indonesia memiliki 2 sekring yang disematkan pada bagian kiri dan kanan untuk lampu utama.

2. Kualitas lampu yang tidak baik.

Kemungkinan kedua lampu yang lebih cepat mengalami kerusakan atau mati tentu pada kualitas. Apakah Anda sudah menggunakan jenis lampu dengan kualitas maksimal baik? Jika belum, akan sangat wajar jika lampu mengalami kerusakan atau mati.

3. Switch yang leleh.

Hal lain yang bisa menjadi alasan lampu depan mobil mati adalah karena switch leleh atau rusak. Mungkin hal ini belum disadari oleh banyak orang, apalagi ini menjadi bagian paling penting juga dalam penerangan mobil. Umumnya tanda switch yang meleleh bisa dilihat pada saat mobil digunakan akan lebih terasa seret.

4. Tegangan listrik yang melewati batas.

Tegangan aki pada kendaraan umumnya 12 volt, namun saat mesin hidup akan melonjak sampai dengan 14 volt. Hal itu bisa disebabkan karena saat melakukan pengisian daya baterai dan lainnya. Akibat lonjakan tersebut sistem kelistrikan bisa mengalami masa batas yang akan membuat lebih mudah rusak.

5. Relay yang rusak.

Relay merupakan bagian sistem lampu mobil yang bertugas memberikan daya pada bagian lampu depan. Biasanya jika relay mengalami kerusakan akan lebih cepat mati bagian lampu dan bahkan tidak bisa menyala sama sekali.

6. Kabel terbakar.

Lalu bisa juga kemungkinan dari koneksi yang hilang atau terputus, ini bisa juga akibat kabel yang terbakar. Jika pada kabel memiliki koneksi yang longgar atau mengalami masalah seperti terbakar bukan tidak mungkin lampu akan lebih cepat mati dan tidak bisa menyala lagi. Solusinya tentu perlu untuk mengakses pada area tempat kabel yang terhubung antara baterai dan bagian lampu depan mobil.

 

Itulah beberapa penyebab yang bisa menjadi masalah dari matinya bagian lampu depan pada mobil Anda. Jadi bisa dikatakan tidak semua mati lampu itu disebabkan karena kerusakan pada bagian bohlam, apalagi jika Anda sudah membeli yang berkualitas. Namun jika dirasa perlu yang lebih berkualitas lagi langsung beli saja melalui Rumah Modifikasi. Berbagai jenis lampu yang ada pada mobil, perlengkapan sampai dengan sparepart penting ada didalamnya bisa Anda temukan. Yuk, cek ke Rumah Modifikasi sekarang.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.