Kesehatan

Mengenal Gejala Diare di Diarepedia yang Harus Kamu Waspadai

Umumnya buang air besar normal terjadi antara 1 hingga 2 kali dalam sehari dengan kondisi feses yang teksturnya tidak terlalu cair namun juga tidak terlalu encer. Jika seandainya lebih dari itu dan terjadi perubahan pada feses yang membuatnya menjadi lebih cair, maka patut waspada karena bisa saja ini merupakan gejala diare.

 

Diare adalah penyakit yang menyerang pada sistem pencernaan manusia. Banyak yang menganggap bahwa gangguan kesehatan ini termasuk kondisi ringan atau bukan penyakit serius, padahal sebenarnya sangat mengganggu aktivitas.

 

Patut juga bagi Kamu untuk mengetahui bahwa ketika diare dibiarkan begitu saja secara terus-menerus dalam jangka waktu panjang maka akan memicu beragam masalah kesehatan yang berbahaya, mulai dari dehidrasi sampai dengan resiko komplikasi yang serius.

 

Untuk itulah maka patut bagi Kamu mewaspadai hal ini. Sebenarnya penanganan pertama juga penting untuk menyembuhkan gangguan kesehatan tersebut, agar tidak berdampak fatal. Untuk itu sebelumnya kenali terlebih dahulu gejala diare pada situs Diarepedia berikut ini, yaitu:

 

  1. Feses lembek atau cair, perubahan yang pertama adalah terjadi pada bentuk feses, dimana ketika seseorang mengalami diare maka nantinya feses yang semula padat menjadi cair atau lembek. Pada pencernaan yang berfungsi dengan baik feses yang dikeluarkan punya bentuk padat menyerupai sosis dengan tekstur lembut. Namun pada penderita diare bentuknya akan cair dan tidak beraturan, mengindikasikan ada masalah pada saat penyerapan air dalam makanan.
  2. Mulas atau sakit perut, ada rasa sakit pada perut atau yang dikenal juga sebagai mulas. Keinginan untuk terus-menerus buang air besar. Namun rasa sakitnya berbeda dengan ketika Kamu ingin buang air besar normal, karena ada rasa melilit disini, bahkan juga rasa panas serta perih. Hal ini sebenarnya terjadi karena ada peradangan pada usus yang disebabkan oleh infeksi bakteri.
  3. Demam, dalam beberapa kondisi diare yang parah juga dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh atau dikenal juga sebagai demam. Bahkan sebenarnya demam ini juga bisa jadi gejala ketika tubuh Kamu tengah mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Karena memang ketika diare Kamu akan mengeluarkan banyak cairan akibat buang air besar secara terus-menerus tersebut.
  4. Perut kembung, gejala lain yang kerap kali menyertai adalah perut kembung, hal ini terjadi karena terjadinya penumpukan gas pada usus besar. Kondisi yang kerap dialami oleh pasien diare yang disebabkan oleh intoleransi laktosa, gas tersebut adalah hasil fermentasi dari sisa karbohidrat, serat maupun juga protein yang tidak dapat dicerna oleh usus kecil.
  5. Mual serta muntah, istilah muntaber tentunya tidak asing lagi bagi Kamu bukan, yaitu merupakan sebuah kondisi ketika Kamu mengalami diare dan juga muntah-muntah. Hal tersebut dapat terjadi ketika Kamu terkena infeksi dari bakteri Staphylococcus aureus yang menginfeksi pencernaan manusia. Sehingga infeksi tersebut akan merangsang pusat muntah yang ada di batang otak, menimbulkan gejala mual sampai dengan muntah-muntah yang hebat.
  6. Kehilangan nafsu makan, pada penderita diare kebanyakan juga akan mengalami kondisi dimana nafsu makan menjadi hilang, sehingga membuat pasien diare ini juga jadi semakin malas untuk makan.

 

Itulah diantaranya gejala diare di Diarepedia yang wajib diwaspadai, karena tanpa langkah pertolongan yang tepat nantinya hal tersebut dapat memicu masalah kesehatan yang semakin fatal. Segera konsumsi obat yang tepat untuk meredakan gejalanya tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.